Ikang Fawzi dan Ian Antono dalam Hanya Satu Kamu, Lagu untuk Marissa Haque.

Ikang Fawzi dan Ian Antono dalam Hanya Satu Kamu, Lagu untuk Marissa Haque.
Ikang Fawzi dan Ian Antono dalam Hanya Satu Kamu, Lagu untuk Marissa Haque.

Iklan Vitacimin Marissa Haque

Iklan Vitacimin Marissa Haque
Produksi PT. Rana Artha Mulia FIlms

Cinta Ikang Fawzi pada Pandang Pertamanya pada si Cantik-berbakat Marissa Haque

Cinta Ikang Fawzi pada Pandang Pertamanya pada si Cantik-berbakat Marissa Haque
Film Tinggal Landas buat Kekasih, Skenario Allah SWT untuk Ikang Fawzi dan Marissa Haque, Menjadi Jodoh Abadi Mereka Berdua Selamanya (Foto Adegan Ending Film: "Tinggal Landas buat Kekasih")

Hutang Budi Ikang & Marissa

Hutang Budi Ikang & Marissa
Sophan Sophiaan (Alm) adalah Bapak Kami Berdua (Ikang dan Marissa)

Lagu "Hanya Satu Kamu": oleh Ikang Fawzi (Sumpah Janji Ikang Fawzi untuk Marissa Haque)






Lagu "Marry Me" Karya Ikang Fawzi untuk Marissa Haque 2011 (HUT 25 Tahun Pernikahan)

Gekbrong 3-7-1986 sampai 3-7-2011 Lagu "Marry Me" Karya Ikang Fawzi untuk Marissa Haque 2011 (HUT 25 Tahun Pernikahan)

Film: "Yang Kukuh dan Yang Runtuh" (Komitmen Cinta Ikang & Icha, 1985)

Film: "Yang Kukuh dan Yang Runtuh" (Komitmen Cinta Ikang & Icha, 1985)
Kami Berdua Semakin Memerlukan Bertemu Setiap Hari

In Holland, Ikang Fawzi & Marissa Haque dalam FIlm ke 2 Produksi Sendiri

In Holland, Ikang Fawzi & Marissa Haque dalam FIlm ke 2 Produksi Sendiri
Yang Tercinta Shooting di Belanda, PT RAM Films
Tampilkan postingan dengan label Marisa Haque. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Marisa Haque. Tampilkan semua postingan

Jumat, 06 Januari 2012

Sedih atas Upaya Buruk Trionya Memes Addie MS: Marissa Haque Fawzi


Senin, 02 Januari 2012


Video Kenangan Marissa Haque Fawzi saat Lulus Ujian Doktor IPB

Di Twitter nama yang dipakai oleh perempuan bernama Dee Kartika Djumadi adalah @deedeekartika. Dia menyerang saya Marissa Haque Fawzi terlebih dahulu pada tanggal hari ini 2 Januari 2012. Saya tidak mengenal dia, namun dia memperkenalkan dirinya sebagai kader Partai Demokrat dan kesal karena saya memusuhi Memes Addie MS akunya di dalam teitter-nya. Dia mengaku dekat dengn Dekan FEMA IPB, juga karena diproduseri oleh sang DEKAN FEMA IPB tersebut untuk album religi trionya bersama Memes Addie MS.

Dari ketiga perempuan kerudung di dalam gambar cover di atas, yang saya paling cintai hanya yang ada di sebelah kanan bernama Ridha (dulu trio Ridha-Sita-Dewi) karena konsisten dalam berjilbab alias bukan sekedar karena sedang promosi album religi untuk konsumsi bulan Ramadhan doang-only-thok sajaaaaa..., santun, manis, serta murah senyum. Dua sisanya saya ndak mau komentarlah, nanti disalahmengertikan lagi...

Memang, produser dari album religi tersebut di atas adalah DEKAN FEMA IPB bernama Dr. Arif Satria, dan saya tidak mengenal dirinya! Karena Dr. Arif Satria adalah Dekan baru alias baru jadi Dekan di salah satu jurusan di IPB. Kalau Dekan lama saya kenal baik, karena kebetulan terkait dengan wilayah penelitian Doktorku di IPB, yaitu di Provinsi Riau.

Nah, cerita di blog ini adalah "nama baik" sang Dekan FEMA IPB yang tidak saya kenal itu, barusan sajadi twitter.com dijual-jual oleh si "penyanyi baru" sang sepertiga dari trio dalam album tersebut di atas, bernama Dee Djoemadi alias @deedeekartika. Dan nama Dekan FEMA yang dia jual dikait-kaitkan dengan nama baik saya dengan mengatakan saya tidak pernah lulus Doktor dan disertasi saya dibuatkan orang. Haaalllaaaaah... gila betul keduanya ya?! Tentu kalau benar mereka berdua secara nyata telah melakukan pencemaran nama baik serta perbuatan tidak menyenangkan seperti yang tertuang di dalam Pasal 310 dan 311 KUHPidana.

Seharian tadi saya telah menyiapkan tuntutan pidana, karena MERASA TERUSIK dan TERHINA. @deedeekartika alias Dee Kartika Djumadi secara nyata menyatakan bahwa dia menyerang saya karena kesal saya memusuhi Memes Addie MS. Nah lho, apa hubungannya? Katanya dia juga Doktor Ekonomi Makro dari Amsterdam Universiteit, kok kampungan sekali ya?

Apa dia di Belanda tidak diajari tentang etika dan sanski atas hukum pidana publik terkait pencemaran nama baik serta perbuatan tidak menyanangkan? Lalu apakah si Dekan FEMA itu tidak malu kalau sebenarnya apa yang dinyatakan oleh Dee Kartika Djumadi itu tidak benar bila minggu depan jadi jadwal mengkonfrontir di depan Rektor IPB? Karena hal ini juga menyangkut kredibilitas Pak Rektor Prof.Dr. Herry Suhardiyanto di dalam manajemen respectable university bernama IPB.



Siapa Sesungguhnya Dekan FEMA IPB @arif_satria alias Dr. Arif Satria?


Demi Allah saya tidak mengenal sang Dekan FEMA IPB bernama Dr. Arif Satria. Saya hanya bertemu sekali karena beliau menyapa Ikang Fawzi suamiku saat menghadiri pernikahan Dr.drh Hasim Dekan Dekan F-MIPA salah seorang penguji Doktorku. Yang saya tahu sang Dekan FEMA tersebut 'look'-nya sangat santun dan baik hati khas PKS. Berbeda dengan ungkapan dan cara bertutur penyanyi baru (mungkin juga kacangan) bernama Dee Djoemadi yang mengaku sebagai kader Partai Demokrat di twitter-nya. Sehingga, kok ya bisa-bisanya dia @deedeekartikamenyatakan bahwa atas sepengetahuan @arif_satria yang bersangkutan adalah salah seorang penguji Doktor ku dari IPB.


Duh! Kasiah deh kamu Dee Djoemadi. Mau jahat kok ya once bin bloon...eling neng...eliiiing... Salam ya buat Memes dan Addie MS. Saya baca di sambungan twit kamu untuk Pak Dekan FEMA IPB katanya kamu melakuakn delik pidana Pasal 310 dan 311 KUHPidana karena membela Memes Addie MS. Laaaah...membela untuk apa terhadap apa ya? Saya jadi bingung! Mendingan gini deh @deedeekarika, kasih tahu ke Memes dan addie MS saya mendoakan semoga kedua putra mereka kuliah kayak mamanya yang S1 dari FT-Universitas Trisakti. Kecuali kalau mereka setuju mengikuti langkah ayahnya yang 'tidak percaya pada pendidikan formal' di kampus-kampus! Dan itu dinyatakan oleh Addie MS sendiri kepada saya di saat dulu kami melayat kematian ayahanda Vina Panduwinata di rumahnya Bogor. Di sana juga hadir Ikang Fawzi suami saya dan Adjie Soetama.

Sekarang saya malah kasihan pada Pak Dekan FEMA IPB yang baru mencoba muncul jadi pencipta lagu ya Pak? Kok mau-maunya punya penyanyi agak 'kamseupay' atau kampungan atau norak sekali seperti Dee Djoemadi. Mbok yao cari anak lulusan IPB Pak, banyak kok yang bisa nyanyi. Atau sama suami saya saja Pak yang namanya Ikang Fawzi. Anda sama-sama cerdasnya kok, dan kemarin saya foto anda berdua sedang tegur sapa saat kawinan Pak Dr.dh. Hasim (Dekan F-MIPA). Lebih menjual-lah Pak Dekan, dari pada si Dee Djoemadi @deedeekartika. Excuse me-lah, siapa dia ya? Nggak kenal euy! (smile) CD produksi Bapak nggak jalan kan di pasaran, alias kurang laku (tidak laku??)

Semoga kejahatan Dee Djoemadi @deedeekartika tidak mempengaruhi keberadaan Bapak sebagai Dekan di IPB dan penjualan (omzet) CD Produksi Bapak ya? Hehe... karena saya serius akan menuntaskan pencemaran nama baik ini ke Pak Rektor IPB Pak Dekan FEMA IPB @arif_satria! Ini bukan yang pertama kali ya Pak? Kasihan IPB dengan nama besarnya...

Doaku:
Dr.Hj. Marissa Haque Fawzi, SH, MHum, MBA

"Mulut Kotor Penyanyi Baru Dee Djumadi Kartika Trionya Memes Addie MS Motivasinya Apa Ya?: Marissa Haque Fawzi"

Sabtu, 12 Maret 2011

Berdua Marissa Haque Ikang Fawzi Bikin Buku tentang Properti-tainment


MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM - Penyanyi rock Ikang Fawzi mengaku sedang menggarap buku Propertitainment yaitu tentang properti dan entertainment, sesuai dengan usaha yang sedang digelutinya sekarang. Buku ini digarapnya bersama dengan istrinya, Marissa Haque. "Dalam waktu dekat saya berencana meluncurkan buku tentang proses kreatif Mas Ikang dalam bermusik. Sebelumnya saya menulis buku berjudul Bahasa Kasih tentang pengajaran bahasa Inggris Bagi Tuna Rungu dan Aminah tentang anak-anak dan lingkungan hidup," ungkap Marissa yang juga pernah mencalonkan diri sebagai Gubernur Banten. Marissa datang ke Makassar sebagai Duta LP3I. Selama di Makassar, Marissa berpromosi tentang LP3I dan tuntutan zaman yang membutuhkan tenaga kerja yang andal. Menemani Marissa, Ikang juga mengunjungi Trans Studio Theme Park. Dalam kunjungannya ke Trans Studio, Ikang sempat malantunkan dua lagu yang berjudul It's My Life yang dipopulerkan Bon Jovy dan Munajat Cinta yang dipopulerkan The Rock. Ikang juga memiliki hubungan keluarga dengan Ishadi SK, salah satu pengelola Trans Corp.(*)

Sumber: http://makassar.tribunnews.com/2011/03/11/ikang-fawzi-bikin-buku-properti-dan-hiburan

Berdua Marissa Haque Ikang Fawzi Bikin Buku tentang Properti-tainment

Minggu, 28 Maret 2010

Ingin Menjadi Sejoli Sampai Mati: Ikang Fawzi dan MArissa Haque


Ikang Fawzi dan Ian Antono dalam "Hanya Satu Kamu," lagu untuk Marissa Haque.


Senangnya hati ini kala yang kita cintai memperhatikan kita dan mengekspresikan cintanya melalui sebuah lagu.
Merci beaucoup mon Chery...

Jumat, 26 Maret 2010

Film: "Yang Tercinta", Produksi Film Layar Lebar ke 2 Perusahaan Keluarga Ikang & Marissa

Film Indonesia: "YANG TERCINTA"

Dalam Kategori : Indonesia DramaRoman/Percintaan

Pemain: Marissa Haque, Ikang Fawzi, Widyawati, Sophan Sophian, Dolly Martin, Rina Hassim, Minati Atmanegara, Ekki Soekarno, Soraya Haque, Claudia Hidayat

Sutradara: MT Risyaf

Penulis Naskah: Eddy Suhendro

Produser: Marissa Haque Fawzi & Mila Anthonius

Rumah Produksi: PT. Rana Artha Mulia

Film Durasi: 90 Menit

Tahun Rilis: 1991

Sinopsis:

Barli (Ikang Fawzi), seorang wartawan, didatangi teman lamanya. Ia diberi tiket dan uang 5.000 dollar agar menemui seorang gadis, Bunga (Marissa Haque) karena “ancaman moral” Bunga perlahan-lahan bisa didekati, hingga terkuaklah bahwa gadis itu tiba-tiba disuruh belajar ke Belanda atas biaya perusahaan, dan bahwa dia punya calon suami bernama Denny (Dolly Martin), anak Umar Abdulah (Sophan Sophian). Anehnya lagi surat-suratnya tak pernah dibalas Denny. Semua ini ulah Umar.

Saat pesta ulang tahun ke 25 perkawinannya, Bunga diperkenalkan padanya. Ia melihat Bunga mengenakan sebuah bros, yang diberikan ibunya. Umar langsung sadr bahwa Bunga adalah anak kandungnya, hasil percintaannya dengan ibu Bunga, seorang gadis Belanda (Minati Atmanegara), waktu istrinya (Widyawati) mengandung Denny dan sakit-sakitan. Umar menyembunyikan dosanya ini demi gengsi suami setia, martabat keluarga dan bisnisnya, yang kini sudah menjadi konglomerat. Ia ingin menyelesaikan masalah ini dengan caranya.

Barli diculik dan diberi tahu masalah sebenarnya. Barli mau membantu dengan caranya, meski sebelumnya sudah menolak ketika temannya datang lagi minta bantuan untuk masalah “ancaman moral”, tapi tidak jelas duduk perkaranya. Barli berangkat lagi ke Belanda dan membeberkan seluruh masalahnya. Ia membawa foto pertemuan Umar dengan ibu Bunga, yang sudah kawin dengan orang Indonesia lain dan tinggal di Medan. Foto ini hasil jepretan secara mencuri-curi. Saat itu Umar minta bantuan ibu Bunga agar Denny jangan sampai kawin dengan Bunga. Maka Bunga bersedia diajak pulang. Ia diminta Umar untuk datang ke sebuah pertemuan keluarga di rumah. Di hadapan istri dan anak-anaknya, Umar mengakui perbuatannya. Melyana (Soraya Haque), yang begitu mengagungkan ayahnya, lansung marah. Begitu juga istrinya. Denny kabur dengan mobil dan mengalami kecelakaan. Bunga kembali ke Belanda. Bali diminta Umar untuk menemui Bunga lagi, apalagi ia bertugas meliput perang di Yugoslavia.

Bunga dan Barli lalu men jadi sepasang kekasih, l atarbelakang percintaan mereka berlokasi di Keukenhof negeri Belanda disaat musim semi.

Cinta mereka kemudian bersemi selamanya...

Cari Blog Ini

Film: "Yang Tercinta" (1993)

Film: "Yang Tercinta" (1993)
Produksi Ke 2 Perusahaan Film Keluarga Milik Ikang & Marissa, PT. Rana Artha Mulia FIlms

Film: "TInggal Lands Buat Kekasih" (Skenario Manis Allah SWT untuk Ikang & Marissa)

Film: "TInggal Lands Buat Kekasih" (Skenario Manis Allah SWT untuk Ikang & Marissa)
Ikang Fawzi & Marissa Haque Berjodoh Luar dan Dalam Film karena Sophan Sophiaan & Rima Melati (1984)

Film: "Biarkan Bulan Itu"; Sutradara: Arifin. C. Noer; Produksi: PT Rapi Films

Film: "Biarkan Bulan Itu"; Sutradara: Arifin. C. Noer; Produksi: PT Rapi Films
Ikang Fawzi & Marissa Haque di Nominasikan sebagai Pemeran Utama Terbaik FFI 1987

Entri Populer

Sketch of a Mosque

Sketch of a Mosque
Marissa Haque dan Islam